Kita

Setiap kita adalah guru Mereka, kamu, dan aku… Yang meninggikanmu ataupun yang merendahkanmu Yang bersamamu ataupun yang meninggalkanmu Adalah guru dari setiap proses kehidupan berliku Yang harus kamu lalui, mau tidak mau… Jangan menunduk Angkat kepalamu Nanti mahkotamu jatuh. -anonim-

Merangkai Kesetiaan

Di reruntuhan kaldera ini Jiwaku tak akan pernah mati Batinku menanti Meratapi sepenggal janji Yang kau tinggalkan Di antara nada nadirku Masih selalu kau suguhkan Teka teki tak pasti Yang memaksa menuntunku Berbalik arah melawan sangkala Di alunan jeratan relevansi Kata-kata takjubmu Aku tak akan pernah terpejam Merangkai kesetiaan Yang terukir abadi Di titik terdalam

Katakan dengan Diam

Katakan dengan diam Bila suara tak sanggup lagi mengucapkannya Biar garis-garis luka di bibirmu Bicara tentang selaksa cerita Tak usah resah temui malam Memang ia cuma bisa diam Di sisimu akan kudengar Dengan hati Ratap rintihmu yang terbekam Silir angin di bulu matamu, dengarlah… Adakah telinga menangkap sebuah kisah Hanya jiwa yang perawan Sanggup mengecup